PENANAMAN ADAB

Ustadzah Attin Khasanah (Wali Kelas 1A)

Adab adalah segala perilaku baik yang harus dimiliki oleh semua manusia. Secara bahasa adab berarti kesopanan, sedangkan  menurut  istilah adab adalah segala sesuatu yang dilakukan oleh seseorang agar menjadi pribadi yang lebih baik dan berusaha menjadikan kebiasaan baik tersebut melekat pada dirinya sehingga menjadi pribadi yang  lebih baik, sopan, dan mempunyai akhlak mulia yang diinginkan.

Membaca, menulis dan berhitung adalah sebuah ketrampilan  yang diajarkan di semua sekolah di Indonesia, namun tidak semua sekolah menitikbertkan pada pendidikan Adab dan karakter. Di SD Muhammadiyah Program Unggulan, selain mengajarkan tiga ketrampilan dasar (membaca, menulis, dan berhitung) tersebut juga mengajarkan pembiasaan adab kepada anak didik sejak mereka duduk di kelas 1. Penanaman adab kepada anak- anak mempunyai tujuan membantu membentuk karakter anak- anak yang baik, sopan dan berakhlak yang mulia.

Di kelas 1 penanaman adab telah diterapkan setiap hari kepada anak- anak. Cara menghormati guru, menghargai teman, adab masuk kelas, masuk masjid, hingga adab ketika melaksanakan ibadah. Alhamdulillah anak- anak di SD Muhammadiyah Program Unggulan sudah mulai menerapkan adab yang telah dicontohkan kepada mereka. Seperti bersalaman saat bertemu guru, menebar salam dan senyum dengan sesama, mengucapkan salam saat masuk kelas dan saling berbagi serta bekerja sama.

Pendidikan adab yang telah  kami sampaikan kepada  murid-murid kelas 1A, sudah dipraktikkan dan telah menjadi kebiasaan mereka. Ada sebuah kebiasaan yang sangat kami kagumi, yaitu saat ada guru yang datang, mereka langsung berebut untuk bersalaman. Hal ini menunjukkan bahwa mereka sudah memiiki adab  menghormati para guru. Selain itu, saat akan makan,  tidur, dan setelah selesai shalat, murid-murid telah  memiliki kesadaran yang tinggi  untuk bekerja sama dan saling membantu satu sama lain.  Sebagian ada yang mengambil makanan, ada yang menggelar karpet dan melipat kembali karpetnya. Masya Allah, mereka terlihat baik dan rukun.

Meskipun pembiasaan adab  telah diterapkan, namun mungkin masih dijumpai ada beberapa anak yang  lupa dalam menerapkan adab. Di sinilah diperlukan sikap juweh para guru. Sikap tidak bosan untuk terus mengingatkan. Selain itu juga mengajarkan kepada murid-murid agar  saling mengingatkan. Dengan adanya kerja sama antar guru dan murid, maka penerapan adab menjadi jauh lebih mudah. Contoh yang biasa kami temukan yaitu saat  ada anak-anak lupa mengucap salam saat masuk kelas, kami selalu mengingatkannya untuk mengulangi kembali, begitu juga para temannya yang selalu ikut serta dalam mengingatkannya. Dan alhamdulillah anak anak mampu menerapkannya.

Keberhasilan  penerapan adab ini, juga tidak lepas dari kerja sama dengan orang tua murid. Merekalah yang  membantu para murid menerapkan pendidikan adab di rumah atau  di lingkungan masyarakat. Jika Kerjasama ini berlangsung sinergi dan kontinyu penerapan pendidikan adab kepada anak dapat memberikan hasil  seperti yang diharapkan.

Manusia yang beradab adalah menyenangkan dan menentramkan. Jika seluruh manusia memiliki adab yang baik, maka dunia ini akan   aman, nyaman, dan damai. Untuk mewujudkan hal itu yang dapat dilakukan adalah memulai dari diri sendiri, keluarga, dan teman dekat. Dengan memiliki adab yang baik, kita dapat membangun hubungan yang baik dengan orang lain. Adab adalah pondasi yang harus dimiliki oleh setiap orang, karena dapat menjadikan ilmu seseorang lebih bermakna dan mengarah pada kebaikan. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk selalu menerapkan adab yang baik setiap hari, kepada siapa saja baik di sekolah, di rumah dan juga di masyarakat.

Share this:
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

1 komentar untuk “PENANAMAN ADAB”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Butuh Bantuan