APRESIASI PENULIS CILIK 2026 : LANGKAH MEWUJUDKAN ASAH, ASIH, ASUH DALAM PEMBELAJARAN DI SD MPU COLOMADU

Penulis artikel: Ust.Evi Tri Rahayu,S.Pd.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia. Melansir dari Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, tema Hari Pendidikan Nasional 2026 yang ditetapkan pemerintah adalah “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Makna “partisipasi semesta” menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pendidik, peserta didik, orang tua, serta masyarakat luas dalam mendukung sistem pendidikan.

Selaras dengan hal tersebut, SD MPU Colomadu menyelenggarakan beberapa kegiatan yang melibatkan seluruh warga sekolah untuk menyemarakkan peringatan Hardiknas 2026. Kegiatan pertama adalah upacara bendera dilaksanakan pada hari Sabtu, 2 Mei 2026 di halaman SD MPU Colomadu. Pada kegiatan ini para guru mengenakan baju tradisional dan siswa mengenakan baju batik guna mengenalkan ragam baju adat kepada para siswa. Bertindak sebagai Pembina upacara adalah Ustadz Mukowim, S.Pd.I, M.Pd selaku kepala sekolah. Pada kesempatan tersebut, beliau memberikan amanat kepada seluruh peserta upacara tentang filosofi pendidikan dari Ki Hajar Dewantara yakni “AsahAsih, Asuh”. Merenungi pesan mendalam ini memberikan wawasan tentang esensi pendidikan yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan kasih sayang pada peserta didik.

Aspek asah mengarahkan pada pengembangan ilmu pengetahuan dan wawasan intelektual juga pembentukan pemikiran kritis dan kemandirian. Aspek asih mengarahkan perhatian pada unsur kasih sayang, simpati, dan empati dalam proses pembelajaran. Aspek asuh berkaitan dengan pembinaan dan pembimbingan individual. Dalam proses ini, diperlukan ketelatenan, kesabaran, dan perhatian terhadap perbedaan individual.

Masih dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hardiknas, pada hari Selasa, 5 Mei 2026  SD MPU Colomadu memberikan apresiasi untuk para siswa yang telah berhasil menuliskan sebuah karya berupa sebuah buku Antologi Cerita Pendek. Karya berjudul “Sahabat Istimewa” ditulis oleh Hanum dan Hanan (kelas 6B); Ammara dan Ulya (kelas 6C); Shelony (kelas 4B), Khadijah, Anin, Adiba, Adzkia, Qia (kelas 4A); Mikailo, Alkindi, Zafir, Sakha (kelas 5A); Aqilla, Jasmine, Hanin (kelas 5B); Faris (kelas 5C).

Lahirnya karya siswa tersebut bisa dikatakan sebagai salah satu wujud dari prinsip asah, asih, dan asuh yang sudah dilakukan dalam pembelajaran siswa, terutama dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Kegiatan menulis karya sangat berguna untuk mengasah bakat siswa dalam menuangkan ide-ide ke dalam bentuk tulisan. Melalui karya ini siswa juga belajar rasa peka terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. Karya ini juga melibatkan pengasuhan guru sebagai pembimbing dan juga pengarah bagi para siswa. Kesabaran, ketelatenan, dan perhatian yang dicurahkan oleh para siswa dan guru pembimbing dapat kita lihat dalam tulisan pada buku tersebut.

Ustadzah Tri Mulyani, S.Pd selaku Koordinator Perpustakaan memberikan apresiasi kepada para penulis cilik tersebut dan juga motivasi untuk para siswa yang lain untuk mengikuti jejak temannya menghasilkan karya. Pada kesempatan tersebut, beliau juga mengajak seluruh warga sekolah untuk menghasilkan karya karena setiap orang pasti bisa jika ada kemauan.

 

Sumber :

https://www.melintas.id/pendidikan/343608016/ki-hajar-dewantara-dan-filosofi-asah-asih-asuh-merenungi-pesan-mendalam-dalam-pendidikan#google_vignette

https://www.kemendikdasmen.go.id/pengumuman/15213-pedoman-peringatan-hari-pendidikan-nasional-tahun-2026

Dokumentasi Humas SD MPU Colomadu 5 Mei 2026

Share this:
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Butuh Bantuan