PENGAMALAN PANCASILA

  Pancasila itu tindakan, bukan sekedar hafal urutan. Ketuhanan yang maha esa itu landasan utama dalam bertindak. Kemanusiaan yang adil dan beradab itu pengikat hubungan antara sesama manusia. Persatuan Indonesia itu pencipta kebersamaan dalam penghormatan perbedaan. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawatan/perwakilan adalah landasan dalam menyelesaikan perkara dalam urusan keluarga sampai bangsa. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adalah landasan kesamaan perlakuan dalam politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan dan keamanan. Pancasila itu bukan teriakan slogan Pancasila harga mati, namun sejauh mana pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan nyata. Orang yang taat menjalankan agama itu mengamalkan Pancasila. Sementara itu, menjalankan nilai-nilai komunisme merupakan antipancasila. Menghargai perbedaan pendapat itu menjalankan Pancasila. Sementara itu, selalu memaksakan pendapatnya itu antipancasila. Menyampaikan pendapat dengan santun sehingga dapat menentramkan warga itu menjalankan Pancasila. Sementara itu, mengadudomba antara warga dengan selalu mengungkit-ungkit perbedaan merupakan antipancasila. Menegakkan hukum untuk para pejabat dan orang berharta yang bersalah dan membebaskan rakyat jelata dan miskin papa karena benar itu menjalankan Pancasila. Sementara itu hukum yang tumpul ke atas dan tajam kebawah itu antipancasila. —— Mukowim, S.Pd.I Kepala SD MPU Colomadu #harilahirpancasila #sdmpuberkarakter
Share this:
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Butuh Bantuan