Penulis Ustadz Mukowim, M. Pd.
Sudah lama tidak turun hujan. Cuaca menjadi menjadi panas. Banyak orang yang berharap turun hujan, karena sumber air mulai berkurang, bahkan ada daerah yang kekeringan dan kekurangan air. Dalam Islam, berharap turun hujan hanya kepada Allah. Maka, Rasulullah memberi teladan cara berharap hujan kepada Allah dengan cara berdoa dan melakukan shalat sunnah dalam rangka meminta hujan. Shalat ini disebut dengan shalat Istisqa’.
Pada hari Senin, 19 Oktober 2026, warga SD Muhammadiyah Program Unggulan mengadakan shalat Istisqa’ di lapangan sekolah. Guru, karyawan, dan semua murid dari kelas I sampai VI mengikuti shalat ini. Sajadah dan alas shalat digelar di lapangan. Semua tampak ceria. Ini adalah pengalaman pertama di sekolah mengikuti shalat Istisqa.
Petugas Imam dan Khatib adalah Ustadz Khoirul Amri Al-Amin. Shalat Istisqa dikerjakan sebanyak dua rekat. Setelah shalat dilanjutkan dengan khutbah. Dalam khutbahnya, Ustadz Amri mengajak para jamaah untuk melakukan muhasabah dan bertaubat. Boleh jadi Allah menahan air hujan karena disebabkan oleh dosa manusia. Salah satunya Adalah dosa kecurangan.
“Apapun musibah yang menimpa kalian adalah akibat dari perbuatan dosa kalian sendiri. Dan Allah memaafkan sebagian besar dari dosa-dosa kalian.” (QS. Asy-Syura[42]: 30)
Rasulullah pernah bersabda,
“Ketika para pedagang gemar untuk mencurangi timbangan, pasti manusia akan ditimpa musim paceklik panjang, biaya hidup yang tinggi, dan kelaliman penguasa…”
Yang dapat melakukan kecurangan tidak hanya para pedagang. Bahkan sifat curang juga berpotensi menjangkiti seluruh manusia biasa, apapun profesinya. Pejabat, rakyat biasa, pegawai, guru, siswa, orang tua, anak-anak, dan lain sebaginya.
Pejabat yang mengorupsi harta negara, berarti dia telah berbuat curang terhadap rakyatnya, sebab dia menghianati amanah yang dipercayakan kepadanya.
Rakyat yang tidak menaati aturan, baik dari pemerintah atau menasehati pemerintah dengan cara anarkis, berarti rakyat telah berbuat curang kepada pemerintah, sebab dia melanggar rambu-rambu yang telah digariskan Al-Qur‟an dan hadits Nabi Shallallahu „Alaihi wa Sallam.
Pegawai yang telat masuk kerja atau pulang sebelum waktunya tanpa alasan syar‟i, dia telah berbuat curang terhadap instansi pekerjaannya, sebab dia tidak menunaikan kewajibannya secara sempurna. Namun, setiap awal bulan, dia mengambil hak gajinya secara sempurna.
Guru yang tidak menjadi sosok yang bisa digugu dan ditiru, dia telah berbuat curang
kepada para muridnya, sebab dia menghianati amanah sebagai pendidik yang seharusnya memberi suri teladan yang baik kepada siswa-siswi.
Murid yang tidak menghormati gurunya, dia telah berbuat curang kepada Sang Guru, sebab tidak mengindahkan petuah Nabi Shallallahu „Alaihi wa Sallam yang mengajarkan agar menghormati orang yang lebih tua dan membalas jasa baik orang lain.
Orang tua yang tidak pernah memperhatikan pendidikan agama anaknya dan membiarkan mereka berbuat maksiat sekehendaknya, dia telah berbuat curang, sebab dia mengkhianati Amanah yang Allah bebankan kepadanya.
Semoga semua warga Indonesia melakukan muhasabah, bertaubat, dan melakukan perbaikan diri masing-masing.
Doa-doa berikut dapat kita panjatkan kepada Allah, baik di dalam shalat maupun di luar shalat.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ .مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ. لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ. يَفْعَلُ مَا يُرِيدُ. اللَّهُمَّ أَنْتَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ. أَنْتَ الْغَنِيُّ وَنَحْنُ الْفُقَرَاءُ
Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia. Dia melakukan apa saja yang dikehendaki. Ya Allah, Engkau adalah Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkau Maha Kaya sementara kami semua fakir (sangat membutuhkan-Mu).
إِنْزِلْ عَلَيْنَا الْغَيْثَ وَاجْعَلْ مَا أَنْزَلْتَ لَنَا قُوَّةً وَبَلاَغًا إِلَى حِينٍ
Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami dan jadikanlah apa yang telah Engkau turunkan sebagai kekuatan bagi kami, dan sebagai bekal di hari yang telah ditetapkan.
اللَّهُمَّ اسْقِنَا.. اللَّهُمَّ اسْقِنَا.. اللَّهُمَّ اسْقِنَا
Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami, Ya Allah turunkanlah hujan kepada kami, Ya Allah turunkanlah hujan kepada kami.
اللَّهُمَّ أَغِثْنَا.. اللَّهُمَّ أَغِثْنَا.. اللَّهُمَّ أَغِثْنَا
Ya Allah, turunkanlah hujan yang lebat kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan yang lebat kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan yang lebat kepada kami.
اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا مَرِيئًا مَرِيعًا نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ عَاجِلاً غَيْرَ آجِلٍ
Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang lebat, yang bermanfaat serta tidak membahayakan. Hujan yang datang dengan segera dan tidak tertunda.
اللَّهُمَّ اسْقِ عِبَادَكَ وَبَهَائِمَكَ وَانْشُرْ رَحْمَتَكَ وَأَحْيِ بَلَدَكَ الْمَيِّتَ
Ya Allah turunkanlah hujan kepada hambaMu, serta hewan-hewan ternak. Terbarkanlah
rahmatMu, hidupkanlah wilayah-wilayah yang mati.
Semoga Allah bersegera menurunkan Rahmat-Nya dalam bentuk hujan yang membawa manfaat dan berkah.Amin